Oleh Oyos Saroso H.N.
Bagi seorang penyair, kata ibarat cangkul. Makin lihai sang penyair mempermainkan kata, akan makin bagus pula hasil cangkulannya. Seorang yang tidak pandai (karena tidak terbiasa) memegang cangkul, boleh jadi, setelah selesai mencangkul kedua telapak tangannya akan lecet atau luka-luka.
Karena kata menjadi tulang punggung bangunan puisiājuga bangunan bentuk [...]